Jawara Paper Internasional di Malaysia

Dari Jawara Paper Internasional di Malaysia, Mostaf Sukses Kunci Gelar Lulusan Terbaik 1 Sarjana FEB Unila

Manajemen FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) kembali mencetak lulusan berprestasi yang membanggakan. Mohammad Mostaf Fauzil Mufti, mahasiswa program studi S1 Manajemen, resmi ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik Kesatu Program Sarjana FEB Unila. Pencapaian ini menjadi buah dari dedikasi akademik yang konsisten serta keaktifannya dalam berbagai kompetisi tingkat internasional selama masa studi.

Salah satu torehan prestasi yang paling berkesan bagi Mostaf adalah keberhasilannya meraih silver medal dalam kompetisi paper internasional DIIID yang diselenggarakan di Malaysia. Selain unggul di kancah internasional, ia juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik yang menunjang pengembangan dirinya, sehingga mampu menjaga performa terbaik hingga akhir perkuliahan.

Keberhasilan ini diakui Mostaf tidak lepas dari lingkungan belajar yang suportif. Sebagai mahasiswa kelas internasional, ia merasakan dampak signifikan dari paparan global (global exposure) yang diberikan oleh fakultas.

“Lingkungan kelas internasional sangat berpengaruh, mulai dari diskusi menggunakan bahasa Inggris hingga pembentukan cara berpikir yang lebih terbuka dan kritis. Hal itu sangat membantu saya mengembangkan kemampuan akademik,” ungkapnya.

Di balik prestasi gemilang tersebut, terdapat sosok orang tua yang menjadi motivasi utama. Mostaf mengaku bahwa menjaga konsistensi hingga akhir masa studi adalah bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan orang tuanya. Selain dukungan moral dari keluarga, ia juga mengapresiasi peran dosen serta teman-teman sejawat yang selalu menjadi mitra diskusi dan bertumbuh bersama.

Menariknya, target untuk menjadi lulusan terbaik baru mulai difokuskan Mostaf saat memasuki semester akhir. Strategi yang ia terapkan mencakup manajemen waktu yang disiplin dan skala prioritas yang ketat.

“Saya terbiasa menyelesaikan tugas jauh sebelum tenggat waktu agar tersedia ruang untuk evaluasi. Dengan menentukan prioritas mana yang mendesak, waktu dapat lebih terkontrol dan keseimbangan antara akademik serta waktu istirahat tetap terjaga,” jelas Mostaf mengenai strateginya menghadapi tantangan jadwal yang padat.

Sebagai pesan penutup bagi rekan-rekan mahasiswa FEB Unila lainnya, Mostaf menekankan pentingnya keluar dari zona nyaman untuk meraih hasil yang maksimal.

“Tetap semangat untuk terus mencoba dan jangan mudah menyerah. Hal-hal baik tidak datang dari ketidakkonsistenan atau hanya mencari kenyamanan. Justru dari proses yang penuh usaha dan disiplin, hasil yang baik akan mengikuti,” tuturnya penuh motivasi.

Pencapaian Mohammad Mostaf Fauzil Mufti ini mempertegas komitmen FEB Unila dalam membina mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan daya saing di tingkat global. (M Ghatan Dinata)

Dari SMAN 7 Bandar Lampung ke FEB Unila

Kisah Inspiratif Anisa Raih Mimpi Lewat SNBP 2026


FEB Unila – Kabar membanggakan datang dari salah satu mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila). Anisa Tun Mardiyah, lulusan SMAN 7 Bandar Lampung, berhasil meraih kursi di Program Studi Manajemen FEB Unila melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Keberhasilan ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi dan usaha yang telah ia bangun sejak awal masa sekolah. Anisa mengaku telah mempersiapkan diri dengan menjaga nilai akademik sejak kelas 10 serta aktif mencari informasi terkait strategi pemilihan program studi.

“Saya belajar secara konsisten di rumah dan di sekolah, serta melakukan riset terkait passing grade dan strategi memilih program studi agar peluang lolos lebih besar,” ungkapnya.

Ketertarikannya pada Program Studi Manajemen berangkat dari keinginannya untuk memahami dunia bisnis secara lebih mendalam, mulai dari pengelolaan keuangan hingga sumber daya manusia. Menurutnya, bidang manajemen memiliki prospek kerja yang luas dan fleksibel.

“Saya tertarik belajar bagaimana mengelola bisnis, keuangan, dan SDM. Prospek kerja manajemen juga luas, jadi saya punya banyak pilihan, baik menjadi entrepreneur maupun bekerja di perusahaan,” jelasnya.

Keputusan Anisa memilih FEB Unila juga didasarkan pada reputasi dan kualitas fakultas yang telah terbukti. Ia menilai bahwa FEB Unila memiliki akreditasi unggul, didukung oleh dosen berkualitas, serta memiliki banyak alumni yang sukses di dunia kerja.

“FEB Unila punya kualitas yang bagus dengan biaya yang terjangkau, dan alumninya juga banyak yang sukses di dunia bisnis maupun BUMN,” tambahnya.

Saat dinyatakan lolos SNBP, Anisa mengaku merasakan campuran emosi antara terkejut, bahagia, dan rasa syukur yang mendalam. Ia menyadari bahwa persaingan untuk masuk ke FEB Unila tidaklah mudah.

“Rasanya kaget, senang, dan bersyukur banget. Semua usaha belajar selama ini terasa terbayar,” ujarnya.

Di balik pencapaiannya, terdapat dukungan besar dari orang-orang terdekat, terutama sang ibu dan teman-temannya yang selalu memberikan semangat dan doa.

“Mereka selalu mendukung saya dalam keadaan apa pun dan meyakinkan bahwa saya bisa,” tuturnya.

Anisa telah menetapkan berbagai target yang ingin dicapai selama menjalani perkuliahan di FEB Unila. Dalam jangka pendek, ia menargetkan untuk meraih IPK di atas 3,5 serta aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Sementara itu, dalam jangka panjang, ia berencana untuk lulus tepat waktu sekaligus membangun usaha kecil dan mengikuti program magang di perusahaan.

Ia juga berencana untuk aktif di organisasi seperti BEM FEB atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen guna mengasah kemampuan kepemimpinan, serta mulai merintis bisnis online sebagai bentuk penerapan ilmu yang dipelajari.

Sebagai penutup, Anisa membagikan pesan inspiratif bagi para siswa SMA yang ingin mengikuti jejaknya untuk melanjutkan studi di FEB Unila.

“Konsisten jaga nilai sejak kelas 10 kalau mau lewat SNBP. Kalau lewat UTBK, perbanyak latihan soal dan ikut try out. Yang paling penting jangan takut gagal, karena masih ada banyak kesempatan,” pesannya.

Kisah Anisa menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan keyakinan diri mampu membuka jalan menuju impian. Semangat dan tekadnya diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. (Nissa Nabila)

Sosialisasikan Program Student Mobility

FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) menggelar Sosialisasi Student Mobility Inbound & Outbound yang berlangsung di The Gade Creative Lounge (TGCL) FEB Unila pada Kamis, 2 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerja Sama Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si., para dosen FEB Unila, serta seluruh mahasiswa kelas internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Ernie Hendrawaty menyampaikan bahwa program student mobility menjadi salah satu upaya FEB Unila dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

“Program student mobility memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di lingkungan internasional. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman budaya serta jejaring global yang akan sangat bermanfaat bagi pengembangan diri di masa depan,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa kelas internasional untuk memanfaatkan peluang pertukaran pelajar yang tersedia melalui kerja sama FEB Unila dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

“Mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademik maupun kemampuan bahasa, agar dapat mengikuti program ini dan membawa nama baik FEB Unila di tingkat internasional,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan sesi sharing pengalaman dari perwakilan mahasiswa yang pernah mengikuti program student exchange. Dalam sesi tersebut, mahasiswa berbagi pengalaman mengenai proses pendaftaran, persiapan sebelum keberangkatan, hingga pengalaman belajar serta beradaptasi dengan lingkungan akademik dan budaya di negara tujuan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi oleh Sari Indah Oktanti, S.E., M.S.Ak. yang memaparkan secara rinci mengenai mekanisme program Student Mobility Inbound dan Outbound. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai informasi penting mulai dari persyaratan pendaftaran, prosedur seleksi, pilihan universitas mitra, hingga tahapan administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang ingin mengikuti program tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa FEB Unila, khususnya kelas internasional, dapat lebih memahami peluang serta proses mengikuti program student mobility sehingga semakin banyak mahasiswa yang tertarik dan siap mengikuti program pertukaran pelajar di tingkat internasional. (Nissa Nabila)

Joint Short Course 2026

FEB Unila — Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Lampung kembali memperkuat komitmen internasionalisasinya melalui penyelenggaraan Joint Short Course 2026 bekerja sama dengan Aoyama Gakuin University, Jepang,
yang dilaksanakan pada 2–7 Maret 2026.

Program kolaborasi akademik internasional ini menjadi bagian dari strategi FEB Universitas Lampung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring global, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika ekonomi dan bisnis internasional.

Joint Short Course 2026 menghadirkan pembelajaran lintas negara yang memungkinkan mahasiswa memperoleh perspektif global melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional dan nasional. Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu strategis global yang relevan dengan perkembangan ekonomi, bisnis, dan kebijakan publik.

Penguatan Wawasan Global Mahasiswa

Dalam konteks globalisasi yang terus berkembang, tantangan seperti sustainability, transformasi digital, integrasi ekonomi internasional, serta dinamika kebijakan publik menuntut sumber daya manusia yang adaptif dan memiliki wawasan global. Melalui program ini, FEB Unila berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan pembelajaran berbasis isu aktual dan analisis komprehensif.

Adapun topik yang dibahas dalam Joint Short Course 2026 meliputi:

  • Japanese Economy
  • Sustainability and ESG
  • Green Finance
  • Digital Innovation
  • Public Policy

Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai dinamika ekonomi global serta implikasinya terhadap praktik bisnis dan kebijakan publik di berbagai negara.

Kolaborasi Akademisi Internasional dan Nasional

Program ini menghadirkan akademisi dari Aoyama Gakuin University, Jepang, yaitu:

  • Prof. Boyd
  • Prof. Okumura
  • Ms. Kawanami
  • Mr. Kuwaharada

Selain itu, dosen FEB Universitas Lampung turut berkontribusi dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Dr. Arivina Ratih
  • Mudji Ramelan
  • Sari Indah
  • Fathkur Rohman
  • Igo Febrianto

Keterlibatan akademisi dari kedua institusi memperkuat integrasi perspektif global dan lokal dalam proses pembelajaran.

Metode Pembelajaran Interaktif

Joint Short Course 2026 dilaksanakan melalui berbagai metode pembelajaran, termasuk:

  • Lecture sessions
  • Academic discussions
  • Case study analysis
  • Interactive learning

Pendekatan ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa, meningkatkan kemampuan analisis, serta memperkaya pengalaman akademik berbasis kolaborasi internasional.

Dukungan terhadap Internasionalisasi FEB Unila

Program ini bertujuan untuk:

  • Memperluas wawasan global mahasiswa
  • Meningkatkan pemahaman terhadap isu sustainability dan ESG
  • Mengembangkan kapasitas analitis melalui pembelajaran lintas negara
  • Memperkuat jejaring akademik internasional
  • Mendukung agenda internasionalisasi FEB Universitas Lampung

Melalui kolaborasi dengan Aoyama Gakuin University, FEB Universitas Lampung terus membangun lingkungan akademik yang kompetitif dan berorientasi global. Joint Short Course 2026 tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga bagian dari transformasi institusi dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

FEB Unila Gelar Entry Perkuat Budaya Mutu

FEB Unila – 29 Januari 2026.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung melaksanakan Entry Meeting Audit Mutu ISO 9001:2015.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., bersama Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si., selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerja Sama sekaligus penanggung jawab kegiatan, perwakilan tim audit Ibu Renata Hutapea, serta para dosen di lingkungan FEB Unila.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Unila Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Audit Mutu ISO 9001:2015 merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menjaga dan meningkatkan mutu tata kelola akademik dan layanan pendidikan.

“Audit mutu ini bukan semata-mata untuk memenuhi standar administrasi, tetapi menjadi sarana evaluasi berkelanjutan agar seluruh proses di FEB Unila berjalan lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan standar mutu internasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui audit ini, FEB Unila diharapkan mampu memperkuat budaya mutu di seluruh unit kerja serta mendorong peningkatan kinerja institusi secara berkelanjutan.

Entry Meeting Audit Mutu ISO 9001:2015 ini menjadi tahap awal sebelum dilaksanakannya rangkaian proses audit, sekaligus sebagai forum penyamaan persepsi antara pimpinan fakultas, tim audit, dan seluruh sivitas akademika FEB Unila dalam mendukung tercapainya sistem manajemen mutu yang optimal.

FEB Unila Perkuat Kerja Sama Internasional

FEB Unila – 25 Januari 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) resmi menandatangani Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding Penandatangan IA Visiting Scholar dari ANU Indonesia Project(MoU) bersama Professor Budy P. Resosudarmo pada Kamis, 22 Januari 2026 yang berlangsung di ruang rapat Dekan.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si. Kegiatan ini menjadi langkah strategis FEB Unila dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama dengan FEB Unila Perkuat Kerja Sama Internasional bersama ANU Indonesia Project diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, publikasi ilmiah, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan FEB Unila.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEB Unila menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan salah satu upaya konkret fakultas dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi serta daya saing global institusi.

“Melalui kerja sama ini, FEB Unila berharap dapat memperkuat kolaborasi akademik dan riset dengan perguruan tinggi bereputasi internasional, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika,” ujar Prof. Dr. Nairobi.

Penandatanganan MoU ini menegaskan komitmen FEB Unila untuk terus mendorong internasionalisasi pendidikan dan memperluas kemitraan strategis dengan institusi pendidikan tinggi kelas dunia

Dekan FEB Unila Serahkan Sertifikat dan Transkrip kepada Tiga Mahasiswa Rusia

FEB Unila – 21 Januari 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan penyerahan sertifikat dan transkrip nilai kepada tiga mahasiswa asal Rusia, Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung D FEB Unila, Ruang Rapat Dekan.

Penyerahan dokumen akademik dilakukan secara langsung oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh jajaran Wakil Dekan FEB Unila dan didampingi oleh tim dosen pendamping. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian akhir program akademik mahasiswa internasional sebelum kembali ke institusi asal mereka.

Adapun tiga mahasiswa Rusia yang menerima sertifikat dan transkrip tersebut yakni Zhdanova Kseniia Andreevna, Saitova Elizaveta Georgievna, dan Djuraeva Dildorakhon Rustamovna. Ketiganya selanjutnya akan kembali melanjutkan studi ke RANEPA (Russian Presidential Academy of National Economy and Public Administration).

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEB Unila menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mahasiswa internasional selama mengikuti proses akademik di FEB Unila. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa asing menjadi bagian penting dalam mendorong atmosfer akademik yang inklusif dan berwawasan global.

Penyerahan sertifikat dan transkrip ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi simbol berakhirnya kerja sama akademik yang telah terjalin selama masa studi. FEB Unila berharap pengalaman akademik dan budaya yang diperoleh selama di Lampung dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa saat kembali ke negara asal

FEB Unila Tandatangani Perpanjangan MoA dan Implementation Arrangement Program Manager Mengajar bersama Tunas Dwipa Matra

FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) secara resmi menandatangani perpanjangan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) Program Manager Mengajar bersama PT Tunas Dwipa Matra (Honda Lampung) pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kerja Dekan FEB Unila sebagai bentuk penguatan kerja sama strategis antara dunia akademik dan industri.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si., serta Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Sudrajat, S.E., M.Acc., Ak., CA. Turut hadir para Ketua Jurusan serta Koordinator Program Studi D3 Manajemen Pemasaran FEB Unila. Dari pihak mitra industri, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tim manajemen PT Tunas Dwipa Matra.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nairobi menyampaikan bahwa perpanjangan MoA dan IA ini merupakan wujud komitmen FEB Unila dalam menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Program Manager Mengajar dinilai mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui keterlibatan langsung praktisi industri dalam proses pembelajaran di kelas.

“Melalui perpanjangan kerja sama ini, FEB Unila berharap Program Manager Mengajar dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kompetensi mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun kesiapan profesional,” ujar Prof. Dr. Nairobi.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Ernie Hendrawaty menegaskan bahwa kolaborasi dengan mitra industri seperti PT Tunas Dwipa Matra merupakan bagian penting dalam pengembangan kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri saat ini.

Sementara itu, pihak PT Tunas Dwipa Matra menyambut baik perpanjangan kerja sama ini dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui sinergi berkelanjutan dengan perguruan tinggi.

Melalui penandatanganan perpanjangan MoA dan Implementation Arrangement ini, FEB Unila dan PT Tunas Dwipa Matra diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Manager Mengajar, pengembangan pembelajaran berbasis praktik, serta mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Pengumuman Perpanjangan Pendaftaran Wisuda PERIODE III Bulan Januari 2026

Berdasarkan data Eligble Calon Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada hari Jumat 19 Desember 2025 pukul 09.10 WIB peserta yang terdaftar sebanyak 501 orang, sehubungan dengan hal tersebut pendaftaran wisuda diperpanjang sampai dengan hari Rabu tanggal 31 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, jika sebelum tanggal 31 Desember 2025 jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 1.100 orang maka pendaftaran wisuda kami tutup.

Atas perhatian Bapak/Ibu kami sampaikan terima kasih.

Manajer Mengajar

Manajemen FEB Unila – 20 November 2025

Manajemen FEB Unila – 20 November 2025

Program “Manajer Mengajar” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (UNILA) adalah inisiatif di mana manajer profesional dari industri (seperti Syamsul Anwar dari Tunas Honda) diundang untuk berbagi pengalaman praktis tentang manajemen SDM dan bisnis startup kepada mahasiswa, memperkaya pemahaman teoretis dengan realitas dunia kerja.

Materi : selengkapnya…