Joint Short Course 2026

FEB Unila — Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Lampung kembali memperkuat komitmen internasionalisasinya melalui penyelenggaraan Joint Short Course 2026 bekerja sama dengan Aoyama Gakuin University, Jepang,
yang dilaksanakan pada 2–7 Maret 2026.

Program kolaborasi akademik internasional ini menjadi bagian dari strategi FEB Universitas Lampung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring global, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika ekonomi dan bisnis internasional.

Joint Short Course 2026 menghadirkan pembelajaran lintas negara yang memungkinkan mahasiswa memperoleh perspektif global melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional dan nasional. Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu strategis global yang relevan dengan perkembangan ekonomi, bisnis, dan kebijakan publik.

Penguatan Wawasan Global Mahasiswa

Dalam konteks globalisasi yang terus berkembang, tantangan seperti sustainability, transformasi digital, integrasi ekonomi internasional, serta dinamika kebijakan publik menuntut sumber daya manusia yang adaptif dan memiliki wawasan global. Melalui program ini, FEB Unila berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan pembelajaran berbasis isu aktual dan analisis komprehensif.

Adapun topik yang dibahas dalam Joint Short Course 2026 meliputi:

  • Japanese Economy
  • Sustainability and ESG
  • Green Finance
  • Digital Innovation
  • Public Policy

Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai dinamika ekonomi global serta implikasinya terhadap praktik bisnis dan kebijakan publik di berbagai negara.

Kolaborasi Akademisi Internasional dan Nasional

Program ini menghadirkan akademisi dari Aoyama Gakuin University, Jepang, yaitu:

  • Prof. Boyd
  • Prof. Okumura
  • Ms. Kawanami
  • Mr. Kuwaharada

Selain itu, dosen FEB Universitas Lampung turut berkontribusi dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Dr. Arivina Ratih
  • Mudji Ramelan
  • Sari Indah
  • Fathkur Rohman
  • Igo Febrianto

Keterlibatan akademisi dari kedua institusi memperkuat integrasi perspektif global dan lokal dalam proses pembelajaran.

Metode Pembelajaran Interaktif

Joint Short Course 2026 dilaksanakan melalui berbagai metode pembelajaran, termasuk:

  • Lecture sessions
  • Academic discussions
  • Case study analysis
  • Interactive learning

Pendekatan ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa, meningkatkan kemampuan analisis, serta memperkaya pengalaman akademik berbasis kolaborasi internasional.

Dukungan terhadap Internasionalisasi FEB Unila

Program ini bertujuan untuk:

  • Memperluas wawasan global mahasiswa
  • Meningkatkan pemahaman terhadap isu sustainability dan ESG
  • Mengembangkan kapasitas analitis melalui pembelajaran lintas negara
  • Memperkuat jejaring akademik internasional
  • Mendukung agenda internasionalisasi FEB Universitas Lampung

Melalui kolaborasi dengan Aoyama Gakuin University, FEB Universitas Lampung terus membangun lingkungan akademik yang kompetitif dan berorientasi global. Joint Short Course 2026 tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga bagian dari transformasi institusi dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *